| dimana ada Golla disitu ada kaluara (Dimana ada gula disitu ada semut) |
|
|
|
| Written by Syamsul Qamar | |
| Sunday, 26 October 2008 | |
|
Suatu hari pongtujuh jalang-jalang ke pelabuhang tidak jauh dari rumah kostnya di negeri perantauang bumi Borneo (Kalimantang) tepatna di Batulicing. Tiba-tiba berderinglah HPna, ternyata ada pesang alias SMS dari seorang taulolo. Ternyata taulolo itu lagi mau bukti cintana pongtujuh. Taulolo itu juga ternyata sama-sama dari sulawesi, satu pa'rasanganji ternyata. Taulolo itu selalu memaksa pongtujuh untuk membuktikan cintana. macam-macamlah alasan pongtujuh, bingung dan bingung akhirnya pongtujuh teringat akan kisahnya ustas Yusuf Mansur yang pernah nabaca di buku kun fa yakun. begini caritana, terpaksa pongtujuh nabilang "tidak bisaka bela buktikan cintaku lewat kata, perbuatan maupun yang lainnya apalagi doe'. tapi ada hikmah dibalik cerita gula dan semut sebagai pesan akan cintaku. coba dipagi ini kamu buat teh manis, kemudian simpang dimeja jangan ditutup jangan diminung.tunggu samapi dinging biarkan beberapa saat kemudiang baru kau lihat. ternyata banyak semutna toh. coba perhatikang baik-baik.semut mengerumuni teh manis itu.dari gelas sampai banyak yang berenang dan akhirnya mati dalam kemanisan teh itu. artina he.....taulolona sulawesi, engkau laksana teh yang manis.jagalah manismu karena banyak semut yang mau mencicipinya. hanya satu semut yang dapat menikmati manisnya tehmu" ituji kodong caritana tarima kasih jai dudu |
|
| Last Updated ( Tuesday, 04 November 2008 ) |
| < Prev | Next > |
|---|



