|
Written by Ally
|
|
Thursday, 03 April 2008 |
|
Menulis
review buku sudah menjadi keseharian saya beberapa bulan belakangan ini. Itu
juga karena dorongan teman sekaligus tutor yang telah melakukan hal yang sama
sejak tahun 2005 kemarin. Awalnya saya menolak, karena tidak terbiasa dan tidak
tahu bagaimana memulai. Walaupun akhirnya bulan juli, blog buku saya keluar.
Saya pikir ini adalah salah satu cara untuk membuat saya tetap ingat akan inti
dari buku-buku yang saya baca.
Seperti awal ketika menulis review buku, saya pun sedikit kesulitan ketika
dihadapkan dengan amanah untuk menulis review blog, saya sedikit kewalahan.
Akibatnya tidak satupun blog yang saya resensi bahkan konsep yang seharusnya
saya ajukan ke ibu RT tidak selesai. (gomen!).Untungnya meeting serius bulan Januari
2008 kemarin, tugas meresensi blog tidak hanya dilimpahkan pada satu orang.
Fuh...
Ketika
undangan meresensi blog edisi Februari diposting ke milis, saya pun segera
mendaftar. Selain untuk menebus kesalahan tahun lalu, saya juga ingin mencoba
sesuatu yang baru yang menurut saya punya tantangan tersendiri. Terkejutlah saya
ketika akhirnya diputuskan bahwa saya harus mereview blog milik Pak Amril. (Catatan-catatan dari hati --
http:/daengbattala.com), saya benar benar kelabakan. Karena setelah saya cek, saya tidak tahu
banyak tentang Daeng yang satu ini. Selain sebagai salah satu orang yang
dituakan oleh anak-anak AM, dari beliau pulalah saya mengetahui bahwa bukan
Raditya Dika saja yang blognya dijadikan buku. Di luar sana ternyata telah
banyak blog yang telah dibukukan. Salah satunya yah buku yang diberi judul
Warna – Warni Hidupku, berisi tentang salah satu blog yang beliau kelola.
Beberapa review tentang buku ini telah saya baca sayangnya sampai sekarang buku
yang satu itu tak kunjung berada di deretan rak buku saya. *Sigh
|
|
Last Updated ( Thursday, 03 April 2008 )
|
|
|
Written by Adink
|
|
Thursday, 03 April 2008 |
Sebuah
tugas yang maha berat dibebankan oleh manajemen Angingmammiri.org pada Sy, meriview blog punya bu RT!.
Kenapa berat?, karena:
Pertama, Sy belum pernah melakukan review apapun kecuali kerjaan kantor yg erat
hubungannya dengan angka-angka.
Kedua, ini blognya bu RT lho! mesti hati-hati karena salah dikit urusan-urusan
ke RTan bisa terancam. Pembagian sembako gratis tidak diinfokan misalnya.
Wokeh lah, kita mulai...

|
|
|
Written by Kamaruddin Azis
|
|
Thursday, 03 April 2008 |
|
Saya “pengen” mereview dua blog kawan baik saya walau dari meja redaksi AM
saya diminta untuk mereview de-Bat namun saya memohon dengan sangat (sambil
berlutut) untuk bisa mengomentari blognya i-rara.com, dedengkot itu
kesiang…hihi.
Berikut adalah catatan sekaligus subyektivitas saya:
|
|
Last Updated ( Thursday, 03 April 2008 )
|
|
|
Written by Syaiful
|
|
Friday, 14 March 2008 |
|
"apa jadinya AngingMammiri.org tanpa
kehadiran seorang Rara ?”, pertanyaan ini pernah terlontar di kepala
saya beberapa waktu yang lalu. Asal muasal pertanyaan ini adalah
kenyataan bahwa Rara, selain menjadi pionir berdirinya komunitas
blogger Makassar juga menjadi semacam baterai penggerak segala macam
kegiatan komunitas ini. Energinya melebihi si kelinci maskot baterai
Energizer.
Sebagai blogger, saya pertama kali kenal Rara justru lewat blognya. Berkunjung ke blog yang beralamat di : http://i-rara.com
saya langsung disuguhi pemandangan yang didominasi warna hitam, salah
satu warna favorit saya. Bisa dibilang saya langsung jatuh hati pada
pandangan pertama. Blog Rara yang simpel dan dominan warna hitam secara
pribadi memikat saya. Enak dipandang dan tidak cepat membuat mata lelah.
|
|
Last Updated ( Thursday, 03 April 2008 )
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>
|
| Results 1 - 8 of 11 |