Kopdar AM di Jakarta
af
Blogger Makassar yang akrab dikenal dengan sebutan komunitas AngingMammiri memang lain dari pada yg lain. Di pusatnya sendiri, Makassar kerap kali diadakan ‘pertemuan’, dari yang serius membahas tentang perkembangan komunitas itu sendiri, maupun yang agak santai berupa makan-makan bersama sebagai ajang saling mendekatkan diri, bahkan sampai yang sangat bernuansa enjoy seperti karaoke-an bersama. Pokoknya, berbagai warna kegiatan, menghiasi hari2 komunitas AngingMammiri.
Dan bukan cuma sebatas itu. Komunitas ini mempunyai member yang jangkauannya sangat luas secara geografis, namun ternyata semua itu bukanlah alasan untuk melunturkan semangat dan ‘tradisi’ AM. Beberapa minggu lalu misalnya, AngingMammiri menggebrak kota Balikpapan, sebuah kota kaya di bagian timur pulau kalimantan. Foodcourt Pasifica, BC Balikpapan menjadi saksi pertemuan itu.
Tanggal 8 April 2007 lalu, giliran Blogger Makassar yang bermukim di ibukota dan sekitarnya yang mengadakan pertemuan. Tujuannya sederhana, ngobrol-ngobrol santai dan makan-makan sambil mempererat hubungan silaturrahim.
Pertemuan darat yang lebih dikenal dgn sebutan kopi darat(kopdar) ini mengambil tempat di rumah kediaman AF, di bilangan Jatibening Pondok Gede. Kopdar kali ini dirangkaikan dengan penyerahan kaos AM kepada masing-masing pemesan.
Disamping AF sebagai tuan rumah, hadir dalam acara ini, Munawir, Deen, Eko, dan Indhy mantan blogger aktif yang sebetulnya bukan member AM. Dan yang cukup mengesankan, Eko bahkan jauh-jauh datang dari Bandung hanya untuk sekedar bertatap muka dengan sesama member AM, sebuah semangat kedekatan bathin yang sungguh patut diacungi jempol.
Cuaca yang tidak begitu mendukung ternyata tidak mampu mengurangi ‘kekhimatan’ pertemuan ini. Sama sekali tidak ada tanta-tanda bahwa di antara mereka masing-masing ini kali pertama saling bertatap muka secara fisik. Hal ini saja sudah merupakan bisa memancing nilai kesyukuran ikut menjadi komunitas blogger seperti ini.
Mpie, yang dari jauh-jauh hari sudah bersemangat untuk mengadakan pertemuan, ternyata harus pasrah terkapar di tempat tidur tatkala teman-temannya saling bertatap muka. Yang paling kecewa, sudah pasti Mpie sendiri. Kalau pun dipersilahkan mengomentari, kami hanya bisa berucap, ‘masih banyak waktu ke depan, sobat. Moga di kesempatan berikutnya, kita diizinkan oleh Yang Kuasa untuk bertemu, mempererat hubungan tali silaturrahim.
Lain lagi dengan Irwin, yang juga secara tiba-tiba ter-cancel kedatangannya. Beliau ada keperluan mendadak yang sungguh susah untuk ditinggalkan. Kita pun bisa memaklumi beliau, yang sebagai petinggi ‘perwarnetan” negeri ini, punya bertumpuk-tumpuk sumber kesibukan. Lain kali kita tunggu kedatangannya yah, Pak ketua! (Ketua AWARI maksudnya).
Sementara sang drummer Taufan, memang jauh-jauh hari sudah melayangkan permohonan maaf-nya tidak bisa datang karena kesibukan beliau dalam rangka peringatan Hari Paskah. Apa boleh buat, timingnya memang kurang tepat.
Ada lagi Bisot, Hajis yang bersemangat pengen ikut baik melalui SMS maupun komentar di Blog. Tapi ternyata sampai selesai acara, tidak pernah ada kabarnya. Kami rasa, ada mis-komunikasi di sini. Mohon maaf teman-teman! Ini juga bisa menjadi bahan pelajaran buat kami secara pribadi. Kita tetap menunggu kedatangannya lain kali.
Bagaimana dengan yang lain? Ada Pak Amril, Dayat, Dodi, Kasman, Ochan, Renha, dan mungkin masih banyak lagi yang lain, bagaimana kabarnya semua? Semoga di lain waktu kita bisa ngumpul-ngumpul kembali. Kami teringat kata-kata seorang teman dalam sebuah organisasi sosial, “organisasi ini akan tetap eksist, asalkan kita masih mau ngumpul-ngumpul, bertukar pikiran”. Untuk ukuran kita yang memang dipertemukan pertama lewat dunia maya, bisa jadi pertemuan itu berwujud milis, blog, saling sapa di YM, atau mungkin berupa arisan ala blogger. Dengan ngumpul-ngumpul, kadang secara tidak sadar pun muncul ide-ide kreatif, atau minimal bisa mendekatkan ikatan bathin kita masing-masing.
Kembali ke kopdar AM Jakarta, semuanya berjalan mulus. Komunikasi pun lancar, pembicaraan mengalir bak air bah kiriman dari Bogor. Suasana penuh keakraban, dipenuhi canda dan tawa yang bisa sedikit merenggangkan ketegangan urat saraf. Hanya sayang, menjelang akhir acara, awan gelap yang dari siangnya memang tidak pernah beranjak dari langit Jatibening, seakan tidak mampu lagi bertahan untuk tidak menumpahkan isinya. Hujan mengucur dengan derasnya.
Setelah hujan reda, para anggota kopdar pun beranjak menelusuri jalanan becek di depan rumah, kembali ke tempat tinggalnya masing-masing. Selamat jalan sobat! Kapan-kapan kita ketemu lagi, dengan anggota yang semakin banyak tentunya. Bisa di Jatibening, atau dimana saja, sesuai kesepakatan bersama. (@ef, 11 April 2007)
Related Link: Ketemu Blogger Makassar
Posted in Kumpul-kumpul |

April 12th, 2007 at 2:42 pm
kenapa poto-na tdk di pasang..??..
(
April 12th, 2007 at 2:56 pm
Sayang sekali, minggu itu bisot baru kewarnet jam 1 siang, ketika buka AM, barulah membaca undangan yg kalau tidak salah ingat dimulai dari jam 10.
Pengen nekat nyusul, alam berkata lain, hujan yang mengguyur daerah jatinegara dan cipinang boleh dikatakan amat deras.
Btw “HAJIS” itu apa yah????
Insya Allah kita akan berkumpul kembali.
April 12th, 2007 at 2:57 pm
kan Deen blon ada pasangannya.
)
Hihihihi……
Ntar cess….., fotonya lagi di-modifikasi pake photoshop. Biar kerenan dikit.
April 12th, 2007 at 2:59 pm
>> Bisot
Sorry ces!
Waktu itu aku juga rada sibuk siang malam. Harusnya aku kasih tau via SMS juga, tapi…. Hiks…hiks…!
Lain kali lagi nah!
April 12th, 2007 at 9:22 pm
deeee saya juga tena ki foto ku, seru na deh cerita ta daeng, padahal ber lima jaki hahahah, tida mentong biar berlima jaki rame tonnji hihihihi
April 16th, 2007 at 5:45 pm
daeng… fotona rongg…
narsis
April 29th, 2007 at 5:44 pm
afwan…gak bisa dtg…sminggu terkapar krn tllu memporsir badan ke kerjaan….
next…sa tggu info kopdarnya